Jumat, 26 Juni 2015

Hukum Sebab Akibat Membuktikan Keberadaan Tuhan?

info terbaikDownload Panduan Lulus Tes PNS disini.....

Tantangan yang dialami atheist, atau orang yang tidak percaya bahwa Tuhan itu ada adalah lumayan banyak. Mulai dari ketidakpahamam tentang hukum sebab akibat, causal agent, dll. Tapi satu hambatan terbesar ialah mengenai the law of cause and effect ini. Oh ya saya pernah membaca di blog sang bajingan bahwa minimal ada 3 kesalahan persepsi ateis tentang dunia ini yang menyebabkan mereka tidak pernah bisa membuktikan keberadaan Tuhan. Sebagai tambahan, argumen klasik lainnya adalah, bahwa mereka tidak pernah melihat Tuhan secara langsung, jadi Tuhan itu cuma ilusi. Pokoknya pola pikir mereka cukup aneh...

Kembali ke topik permasalahan:
Paham yang dianut oleh ateis: "segala sesuatu punya sebab"
Padahal yg sebenarnya: "Hanya akibat, yang punya sebab"
atau dengan kata lain, semua yang ada di dunia ini tidak boleh sirkular, harus ada sesuatu yang memulainya.


Contoh gampangnya:
Kalau anda terkena tekanan darah tinggi, maka penyebab disitu adalah anda sendiri (karena anda tidak mengatur gaya hidup, pola makan, dll). Jadi kalau misalkan anda tarik lagi, "siapa yg menyebabkan anda?" maka jawabannya Tuhan, lalu kalau kita tarik lagi, "Siapa yang menciptakan Tuhan?" Super God?? Dan kalau kita pikir2, kita sudah keluar dari konteks untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan "siapa yg menyebab kan anda kena hipertensi?" padahal disitu penyababnya adalah "saya" bukan Tuhan, super god, atau sistem yang sirkular.
Ini membawa kepada suatu kesimpulan bahwa argumen "segalanya punya sebab" adalah salah total, dan hanya akibat yang punya sebab.
Berarti kalau ada banyak akibat, minimal harus ada 1 sebab yang sudah ada sebelumnya. Dan ini juga membawa kepada logika yang tepat bahwa, wajib ada sesuatu yang self-existence untuk menyebabkan sesuatu. Tidak bisa sirkular.

Itu adalah satu sisi dari konsep pembuktian Tuhan. 2 permasalahan berikutnya adalah. Apakah akibat itu? dan mengapa harus Tuhan yang jadi penyebab alam semesta? Ok. mungkin saya hanya akan bahas yang pertama saja di postingan ini. Pada dasarnya "akibat" adalah sesuatu yang berubah. Kalau ada kebakaran hutan misalnya. Itu adalah akibat, karena dari tidak ada, menjadi ada kebakaran. Termasuk saat kita melihat pohon diluar sana. Esensinya itu adalah akibat. Karena dari kita tidak melihat pohon, menjadi melihat pohon. Maka, pohon=akibat, jadi harus ada "sesuatu" yang ada/menciptakan pohon tersebut.

Yang menjadi permasalahan selanjutnya, kalau begitu kenapa bukan gravitasi saja yang menyebabkan dunia ini, kenapa harus Tuhan? Ini juga akan kita bahas di postingan selanjutnya.
Kalau ada komentar, pertanyaan, silakan tulis aja disini

Ayo Gabung FansPage di Facebook!!

Yuk Komentar/Diskusi tentang "Hukum Sebab Akibat Membuktikan Keberadaan Tuhan?" di Facebook.